Dari Buraidah RA, ia berkata : Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda, “Perjanjian antara kami dan mereka adalah shalat, maka barangsiapa meninggalkannya, maka sungguh ia telah kufur”. [HR. Khamsah, dalam Nailul Authar juz 1, hal. 343]
"Paksakan dirimu Shalat sampai kamu gelisah ketika meninggalkannya"
"Mereka adalah orang yang tidak minta diruqyah, tidak melakukan tathayyur (merasa sial), tidak minta dikai (disundut besi panas), dan hanya kepada Rabb mereka bertawakkal." HR. Bukhari 5705, Muslim 220
1. Laa Yastarquun — Tidak Minta Diruqyah Bukan berarti ruqyah haram. Ruqyah itu boleh. Tapi mereka ini tingkat tawakkalnya sangat tinggi, sakit langsung minta sembuh ke Allah, bukan bergantung ke peruqyah. Kalau diruqyah tanpa minta (orang lain yang meruqyah), tidak masalah.
2. Laa Yatathayyarun — Tidak Tathayyur / Merasa Sial Tidak percaya sial karena melihat burung, angka 13, hari Selasa, kejatuhan cicak, anak gadis tidak laku karena tidak punya jimat. Semua itu syirik.
الطِّيَرَةُ شِرْكٌ
HR. Abu Dawud 3910 — Thiyarah itu syirik.
3. Laa Yaktawuun — Tidak Minta Dikai (Sundut Besi Panas) Pengobatan dengan besi panas di zaman dulu. Mereka tinggalkan kecuali sangat darurat, karena tawakkalnya tinggi dan tidak ingin menyiksa diri.
4. Wa 'Ala Rabbihim Yatawakkalun — Dan Hanya Kepada Rabb Mereka Bertawakkal (Kuncinya!) Inilah induk dari 3 sebelumnya. Hati hanya bergantung ke Allah. Berobat boleh, ikhtiar jualan di fujicell.id maksimal, tapi hati yakin: yang menyembuhkan Allah, yang mendatangkan rezeki Allah, bukan obat, bukan iklan.
HR. Ahmad 22302, Tirmidzi 2437 — Shahih Al-Albani "Aku diberi 70.000 masuk surga tanpa hisab, bersama setiap 1000 ada 70.000 lagi, dan 3 cidukan dari cidukan Rabbku."
70.000 x 70.000 = 4,9 Miliar + 3 cidukan Allah yang tidak terhingga. Luasnya rahmat Allah!
Kisah Ukkasyah bin Mihshan
Ketika Nabi ﷺ sebutkan 70.000 itu, Ukkasyah bin Mihshan langsung berdiri:
"Ya Rasulullah, doakan aku termasuk mereka!"
Nabi ﷺ bersabda: أَنْتَ مِنْهُمْ"Engkau termasuk mereka."
Sahabat lain berdiri minta juga, Nabi bersabda: سَبَقَكَ بِهَا عُكَّاشَةُ"Ukkasyah telah mendahuluimu."
Pelajaran: Jangan tunda kebaikan. Rebut cepat. Ukkasyah tidak malu-malu minta surga.
QS. Az-Zumar:10 — Hanya orang sabar yang dicukupkan pahala tanpa hisab.
وَمَن يَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُ
QS. Ath-Thalaq:3 — Barangsiapa bertawakkal kepada Allah, Allah akan mencukupinya.
Bagaimana Agar Kita Termasuk? 4 Amalan Praktis
1. Murnikan Tauhid — Buang Semua Syirik Kecil Lepas jimat, gelang tolak bala, kalung penglaris, rajah di toko. Jangan tathayyur, jangan sumpah selain Allah. Tauhid murni = tiket VIP surga.
2. Tawakkal Total — Ikhtiar Maksimal, Hati ke Allah Sakit berobat, jualan promosi, servis HP yang bagus — tapi jangan bergantung ke obat, dokter, iklan. Bergantung ke Allah. Itu yang membedakan 70.000 itu.
3. Sabar & Ridha Atas Takdir Rugi dagang, HP pelanggan komplain, keluarga diuji — sabar, jangan mengeluh ke makhluk, mengeluh hanya ke Allah. QS. Az-Zumar:10 bilang pahala sabar itu tanpa hisab.
4. Perbaiki Shalat — Karena Shalat Adalah Wujud Tawakkal Paling Jujur Orang yang tawakkalnya tinggi pasti shalatnya bagus. Karena 5 kali sehari dia bersujud menyerahkan semua urusan ke Allah. Bagaimana mau masuk surga tanpa hisab kalau shalatnya masih bolong-bolong?
Perumpamaan VIP Surga:
Masuk surga tanpa hisab itu seperti tamu VIP
masuk Istana tanpa antri, tanpa diperiksa tas.
Kenapa? Karena dia sudah sangat dikenal
dan dipercaya oleh Pemilik Istana —
saking bersih tauhid & tawakkalnya.
Semoga Allah jadikan kita, keluarga kita, dan anak cucu kita termasuk 70.000 itu. Allahumma amiin.
Dari ‘Abdullah bin ‘Umar, ia berkata : Rasulullah SAW bersabda, “Islam itu terdiri atas lima rukun. Mengakui bahwa tidak ada Tuhan melainkan Allah, dan sesungguhnya Muhammat itu adalah utusan Allah, mendirikan shalat, menunaikan zakat, hajji ke Baitullah dan puasa Ramadlan. [HR. Ahmad, Bukhari dan Muslim, dalam Nailul Authar juz 1, hal. 333]
Social Media