Ad Code

Dari Buraidah RA, ia berkata : Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda, “Perjanjian antara kami dan mereka adalah shalat, maka barangsiapa meninggalkannya, maka sungguh ia telah kufur”. [HR. Khamsah, dalam Nailul Authar juz 1, hal. 343]

"Paksakan dirimu Shalat sampai kamu gelisah ketika meninggalkannya"

Asal Usul Ilmu Tarekat, Mana Yang Sesuai Sunnah?

TAZKIYATUN NAFS • JALAN MENUJU ALLAH

Asal Usul Ilmu Tarekat
Mana Yang Sesuai Sunnah?

Tarekat artinya jalan — tinggal cek, jalannya ada di peta Nabi atau tidak?

Versi Blogger 2 Halaman • Lengkap Dalil • taufikhidayat.id

قَدْ أَفْلَحَ مَن زَكَّاهَا

QS. Asy-Syams:9
"Sungguh beruntung orang yang menyucikan jiwanya." — Inilah tujuan awal tarekat: tazkiyatun nafs.

Tarekat (طريقة) artinya: jalan. Jalan menuju Allah.

Jadi asalnya bukan mistis. Semua orang butuh jalan untuk sampai tujuan.

Sejarah Munculnya Istilah Tarekat

Tahap 1: Zaman Nabi & Shahabat — Tidak ada istilah tarekat.
Yang ada: shalat, puasa, dzikir, sedekah, jihad sesuai sunnah. Zuhud ada, tapi tidak bikin kelompok khusus. Semua sahabat langsung belajar dari Nabi ﷺ.
Tahap 2: Akhir Tabi'in — Muncul ahli zuhud.
Seperti Hasan Al-Bashri (w.110H), Sufyan Ats-Tsauri. Mereka fokus ibadah, tinggalkan dunia berlebihan. Orang menyebut mereka "sufi" karena pakaiannya dari bulu domba (shuf). Belum ada organisasi.
Tahap 3: Abad 3-4 H — Baru muncul kelompok dengan syaikh & murid.
Mereka punya cara khusus berdzikir, khalwat, mujahadah. Lahirlah nama-nama:
• Qadiriyah — Syaikh Abdul Qadir Jailani w.561H
• Naqsyabandiyah, Syadziliyah, Tijaniyah, dan puluhan lainnya.

Setiap tarekat punya: silsilah guru, baiat khusus, wirid jumlah tertentu (1000x, 5000x), syaikh mursyid yang dianggap punya karamah.

مَنْ أَحْدَثَ فِي أَمْرِنَا هَذَا مَا لَيْسَ مِنْهُ فَهُوَ رَدٌّ

HR. Bukhari & Muslim — Siapa membuat perkara baru dalam agama kami yang bukan darinya, maka tertolak.

Perumpamaan Jalan:
Jalan resmi yang Nabi tunjukkan = jalan tol dengan peta jelas (Al-Qur'an & Sunnah). Semua sahabat lewat situ, sampai selamat.

Tarekat yang sesuai sunnah = mempercantik jalan tol itu — kasih lampu, bersihkan sampah, biar nyaman. Boleh.

Tarekat yang menyimpang = bikin jalan sendiri, katanya jalan pintas, tapi tidak ada di peta Nabi. Harus bayar ke penjaga jalan, harus izin syaikh dulu, wiridnya Nabi tidak pernah ajarkan.

Ad Code

Dari ‘Abdullah bin ‘Umar, ia berkata : Rasulullah SAW bersabda, “Islam itu terdiri atas lima rukun. Mengakui bahwa tidak ada Tuhan melainkan Allah, dan sesungguhnya Muhammat itu adalah utusan Allah, mendirikan shalat, menunaikan zakat, hajji ke Baitullah dan puasa Ramadlan. [HR. Ahmad, Bukhari dan Muslim, dalam Nailul Authar juz 1, hal. 333]