Ad Code

Dari Buraidah RA, ia berkata : Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda, “Perjanjian antara kami dan mereka adalah shalat, maka barangsiapa meninggalkannya, maka sungguh ia telah kufur”. [HR. Khamsah, dalam Nailul Authar juz 1, hal. 343]

Surat An-Nāzi‘āt

Tentu. Berikut Surat An-Nāzi‘āt (النازعات), surah ke-79, terdiri dari 46 ayat, dalam bahasa Arab beserta terjemahan Indonesia.

سُورَةُ النَّازِعَاتِ

An-Nāzi‘āt — Malaikat-Malaikat yang Mencabut

أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

"Aku berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk."

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang

1. وَالنَّازِعَاتِ غَرْقًا
Demi (malaikat) yang mencabut (nyawa) dengan keras.

2. وَالنَّاشِطَاتِ نَشْطًا
Demi (malaikat) yang mencabut (nyawa) dengan lemah lembut.

3. وَالسَّابِحَاتِ سَبْحًا
Demi (malaikat) yang berenang (menjalankan tugasnya) dengan cepat.

4. فَالسَّابِقَاتِ سَبْقًا
Lalu mereka berlomba-lomba (dalam menjalankan perintah Allah).

5. فَالْمُدَبِّرَاتِ أَمْرًا
Lalu mereka mengatur urusan (dunia).

6. يَوْمَ تَرْجُفُ الرَّاجِفَةُ
Pada hari ketika tiupan pertama mengguncangkan alam,

7. تَتْبَعُهَا الرَّادِفَةُ
kemudian tiupan kedua mengiringinya.

8. قُلُوبٌ يَوْمَئِذٍ وَاجِفَةٌ
Hati manusia pada hari itu merasa sangat takut,

9. أَبْصَارُهَا خَاشِعَةٌ
pandangan mereka tertunduk.

10. يَقُولُونَ أَإِنَّا لَمَرْدُودُونَ فِي الْحَافِرَةِ
Mereka berkata, “Apakah kita benar-benar akan dikembalikan kepada kehidupan semula?

11. أَإِذَا كُنَّا عِظَامًا نَخِرَةً
Apakah setelah kita menjadi tulang-belulang yang hancur?”

12. قَالُوا تِلْكَ إِذًا كَرَّةٌ خَاسِرَةٌ
Mereka berkata, “Kalau demikian, itu adalah suatu pengembalian yang merugikan.”

13. فَإِنَّمَا هِيَ زَجْرَةٌ وَاحِدَةٌ
Sesungguhnya pengembalian itu hanyalah dengan sekali tiupan,

14. فَإِذَا هُمْ بِالسَّاهِرَةِ
maka seketika itu mereka hidup kembali di permukaan bumi.

15. هَلْ أَتَاكَ حَدِيثُ مُوسَىٰ
Sudahkah sampai kepadamu kisah Musa?

16. إِذْ نَادَاهُ رَبُّهُ بِالْوَادِ الْمُقَدَّسِ طُوًى
Ketika Tuhannya memanggilnya di lembah suci, yaitu Tuwa,

17. اذْهَبْ إِلَىٰ فِرْعَوْنَ إِنَّهُ طَغَىٰ
“Pergilah kepada Fir‘aun. Sesungguhnya dia telah melampaui batas.

18. فَقُلْ هَلْ لَكَ إِلَىٰ أَنْ تَزَكَّىٰ
Maka katakanlah, ‘Adakah keinginanmu untuk membersihkan diri (dari kesesatan),

19. وَأَهْدِيَكَ إِلَىٰ رَبِّكَ فَتَخْشَىٰ
dan aku akan membimbingmu ke jalan Tuhanmu agar engkau takut kepada-Nya?’”

20. فَأَرَاهُ الْآيَةَ الْكُبْرَىٰ
Lalu Musa memperlihatkan kepadanya mukjizat yang besar.

21. فَكَذَّبَ وَعَصَىٰ
Tetapi dia mendustakan dan mendurhakai.

22. ثُمَّ أَدْبَرَ يَسْعَىٰ
Kemudian dia berpaling seraya berusaha menentang.

23. فَحَشَرَ فَنَادَىٰ
Lalu dia mengumpulkan kaumnya dan menyeru,

24. فَقَالَ أَنَا رَبُّكُمُ الْأَعْلَىٰ
“Akulah tuhanmu yang paling tinggi.”

25. فَأَخَذَهُ اللَّهُ نَكَالَ الْآخِرَةِ وَالْأُولَىٰ
Maka Allah menghukumnya dengan azab di akhirat dan di dunia.

26. إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَعِبْرَةً لِمَنْ يَخْشَىٰ
Sungguh, pada yang demikian itu terdapat pelajaran bagi orang yang takut kepada Allah.

27. أَأَنْتُمْ أَشَدُّ خَلْقًا أَمِ السَّمَاءُ ۚ بَنَاهَا
Apakah penciptaan kamu yang lebih hebat ataukah langit? Dia telah membangunnya,

28. رَفَعَ سَمْكَهَا فَسَوَّاهَا
Dia meninggikan bangunannya lalu menyempurnakannya,

29. وَأَغْطَشَ لَيْلَهَا وَأَخْرَجَ ضُحَاهَا
dan Dia menjadikan malamnya gelap gulita serta menjadikan siangnya terang benderang.

30. وَالْأَرْضَ بَعْدَ ذَٰلِكَ دَحَاهَا
Dan setelah itu bumi Dia hamparkan,

31. أَخْرَجَ مِنْهَا مَاءَهَا وَمَرْعَاهَا
Dia memancarkan darinya mata air dan menumbuhkan tumbuh-tumbuhannya,

32. وَالْجِبَالَ أَرْسَاهَا
dan gunung-gunung Dia pancangkan dengan kokoh,

33. مَتَاعًا لَكُمْ وَلِأَنْعَامِكُمْ
sebagai kesenangan bagimu dan hewan-hewan ternakmu.

34. فَإِذَا جَاءَتِ الطَّامَّةُ الْكُبْرَىٰ
Maka apabila malapetaka besar (hari kiamat) telah datang,

35. يَوْمَ يَتَذَكَّرُ الْإِنْسَانُ مَا سَعَىٰ
pada hari itu manusia teringat akan apa yang telah dikerjakannya,

36. وَبُرِّزَتِ الْجَحِيمُ لِمَنْ يَرَىٰ
dan neraka diperlihatkan dengan jelas kepada setiap orang yang melihat.

37. فَأَمَّا مَنْ طَغَىٰ
Maka adapun orang yang melampaui batas,

38. وَآثَرَ الْحَيَاةَ الدُّنْيَا
dan lebih mengutamakan kehidupan dunia,

39. فَإِنَّ الْجَحِيمَ هِيَ الْمَأْوَىٰ
maka sungguh, nerakalah tempat tinggalnya.

40. وَأَمَّا مَنْ خَافَ مَقَامَ رَبِّهِ وَنَهَى النَّفْسَ عَنِ الْهَوَىٰ
Adapun orang yang takut kepada kebesaran Tuhannya dan menahan diri dari keinginan hawa nafsunya,

41. فَإِنَّ الْجَنَّةَ هِيَ الْمَأْوَىٰ
maka sungguh, surgalah tempat tinggalnya.

42. يَسْأَلُونَكَ عَنِ السَّاعَةِ أَيَّانَ مُرْسَاهَا
Mereka bertanya kepadamu tentang hari Kiamat, “Kapan terjadinya?”

43. فِيمَ أَنْتَ مِنْ ذِكْرَاهَا
Untuk apa engkau perlu menyebutkan waktunya?

44. إِلَىٰ رَبِّكَ مُنْتَهَاهَا
Kepada Tuhanmulah (dikembalikan) kesudahannya.

45. إِنَّمَا أَنْتَ مُنْذِرُ مَنْ يَخْشَاهَا
Sesungguhnya engkau hanyalah pemberi peringatan bagi orang yang takut kepadanya.

46. كَأَنَّهُمْ يَوْمَ يَرَوْنَهَا لَمْ يَلْبَثُوا إِلَّا عَشِيَّةً أَوْ ضُحَاهَا
Pada hari ketika mereka melihat hari Kiamat itu, mereka merasa seakan-akan hanya tinggal di dunia selama satu sore atau satu pagi saja.

Ad Code

Dari ‘Abdullah bin ‘Umar, ia berkata : Rasulullah SAW bersabda, “Islam itu terdiri atas lima rukun. Mengakui bahwa tidak ada Tuhan melainkan Allah, dan sesungguhnya Muhammat itu adalah utusan Allah, mendirikan shalat, menunaikan zakat, hajji ke Baitullah dan puasa Ramadlan. [HR. Ahmad, Bukhari dan Muslim, dalam Nailul Authar juz 1, hal. 333]