Ad Code

Dari Buraidah RA, ia berkata : Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda, “Perjanjian antara kami dan mereka adalah shalat, maka barangsiapa meninggalkannya, maka sungguh ia telah kufur”. [HR. Khamsah, dalam Nailul Authar juz 1, hal. 343]

Berprasangka Baik Kepada Allah

Rasulullah bersabda, “Allah Ta’ala berfirman, ‘Aku sesuai persangkaan hamba-Ku.’”  (HR. Bukhari no. 7405 dan Muslim no. 2675)

Imam Ahmad meriwayatkan dari Wasilah bin Asqa’, dia berkata bahwa Rasulullah bersabda,

“Allah Ta’ala berfirman, ‘Aku sesuai persangkaan hamba-Ku. Maka, berprasangkalah kepada-Ku menurut apa yang dikehendakinya.’” (HR. Ahmad dalam Musnad-nya no. 16.016 dan Al-Albani menyatakan sahih dalam Shahih Al-Jami’, no. 4316.)

“Allah Ta’ala berfirman, ‘Aku sesuai persangkaan hamba-Ku. Jika ia bersangka baik kepadaku, maka (kebaikan) itu untuknya dan jika ia bersangka buruk, maka itu untuknya.” (HR. Ahmad dalam Musnad-nya no. 9076 dan Al-Albani menyatakan sahih dalam Shahih Al-Jami’, no. 4315.)

“Janganlah salah seorang di antara kalian mati, melainkan ia harus berhusnuzan pada Allah.” (HR. Muslim no. 2877)

“Dan bersabarlah, karena sesungguhnya Allah tiada menyia-nyiakan pahala orang-orang yang berbuat kebaikan.” (QS. Hud:115)

“Katakanlah, ‘Hai hamba-hamba-Ku yang malampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.’” (QS. Az-Zumar: 53)

“Dan apabila aku sakit, Dialah Yang menyembuhkan aku.” (QS. Asy-Syu’ara’: 80)

“Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridaan) Kami, benar-benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik.” (QS. Al-‘Ankabut: 69)

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

اُدْعُوا اللَّهَ وَأَنْتُمْ مُوقِنُونَ بِالإِجَابَةِ وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ لاَ يَسْتَجِيبُ دُعَاءً مِنْ قَلْبٍ غَافِلٍ لاَهٍ

“Berdoalah kepada Allah dalam keadaan yakin akan dikabulkan, dan ketahuilah bahwa Allah tidak mengabulkan doa dari hati yang lalai.” (HR. Tirmidzi, no. 3479. Syaikh Al-Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan).

وَعَنْهُ : أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: لا يَقُولَنَّ أَحَدُكُمُ اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي إِنْ شِئتَ اللَّهُمَّ ارْحَمْنِي إِنْ شِئتَ لِيَعْزِمِ الْمَسْأَلَةَ، فَإِنَّهُ لَا مُكْرِهَ لَهُ» (بخاری: ٦٣٣٩)

Diriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah bersabda, "Jangan sekali-kali berdoa dengan diikuti kata-kata seperti: Ya Allah, ampuni aku jika Engkau mau. Berilah rahmat kepadaku jika Engkau mau. Akan tetapi, hendaklah berdoa penuh dengan keyakinan, karena sesungguhnya Allah tidak membencinya." [HR. Bukhari : 6339]

Diriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah bersabda, "Doa salah seorang dari kalian dikabulkan sepanjang dia mau bersabar. Dan tidak terucap dari bibirnya, Ya Allah, sekian banyak aku berdoa tetapi Engkau tidak mengabulkannya untukku." [HR. Bukhari : 634]

Ad Code

Dari ‘Abdullah bin ‘Umar, ia berkata : Rasulullah SAW bersabda, “Islam itu terdiri atas lima rukun. Mengakui bahwa tidak ada Tuhan melainkan Allah, dan sesungguhnya Muhammat itu adalah utusan Allah, mendirikan shalat, menunaikan zakat, hajji ke Baitullah dan puasa Ramadlan. [HR. Ahmad, Bukhari dan Muslim, dalam Nailul Authar juz 1, hal. 333]