Ad Code

Dari Buraidah RA, ia berkata : Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda, “Perjanjian antara kami dan mereka adalah shalat, maka barangsiapa meninggalkannya, maka sungguh ia telah kufur”. [HR. Khamsah, dalam Nailul Authar juz 1, hal. 343]

"Paksakan dirimu Shalat sampai kamu gelisah ketika meninggalkannya"

Siapakah Allah?

Siapakah Allah?

Mengenal Allah Berdasarkan Dalil Al-Qur'an dan Hadis

☪ Memahami Tauhid, Mengenal Sang Pencipta

Pendahuluan: Apakah Kita Sudah Mengenal Allah?

Setiap Muslim tentu mengenal nama Allah. Kita menyebut nama-Nya dalam salat, berdoa kepada-Nya, membaca ayat-ayat-Nya, dan berharap mendapatkan rahmat serta pertolongan-Nya.

Namun, pernahkah kita bertanya kepada diri sendiri: apakah selama ini kita benar-benar mengenal Allah, atau hanya mengenal nama-Nya?

Mengenal Allah bukan sekadar mengetahui bahwa Allah adalah Tuhan. Mengenal Allah berarti memahami keesaan-Nya, mengenal nama dan sifat-Nya sebagaimana diterangkan dalam wahyu, meyakini kekuasaan-Nya, serta beribadah hanya kepada-Nya.

Untuk mengenal Allah, sumber utama kita adalah Al-Qur'an dan ajaran Rasulullah ﷺ. Bukan khayalan, bukan dugaan manusia, dan bukan gambaran yang kita buat sendiri tentang Tuhan.

1. Allah Memperkenalkan Diri-Nya dalam Surah Al-Ikhlas

Salah satu penjelasan paling mendasar tentang siapa Allah terdapat dalam Surah Al-Ikhlas.

قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ ۝١ اللَّهُ الصَّمَدُ ۝٢ لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ ۝٣ وَلَمْ يَكُنْ لَهُ كُفُوًا أَحَدٌ ۝٤
QS. Al-Ikhlas: 1–4

Artinya:

  1. Katakanlah (Muhammad), Dialah Allah, Yang Maha Esa.
  2. Allah tempat meminta segala sesuatu.
  3. (Allah) tidak beranak dan tidak pula diperanakkan.
  4. Dan tidak ada sesuatu yang setara dengan Dia.

Ayat ini menjelaskan bahwa Allah Maha Esa. Tidak ada sekutu bagi-Nya. Semua makhluk membutuhkan Allah, sedangkan Allah tidak membutuhkan siapa pun.

Allah tidak mempunyai anak, tidak dilahirkan, dan tidak ada sesuatu pun yang menyamai-Nya.

Pelajaran tauhid:
Hanya Allah yang berhak disembah. Tidak boleh ada sesuatu pun yang dijadikan sekutu bagi-Nya.

2. Allah adalah Pencipta Segala Sesuatu

Siapa yang menciptakan langit dan bumi? Siapa yang menciptakan manusia, hewan, tumbuhan, matahari, bulan, dan seluruh alam semesta?

Al-Qur'an menjawab pertanyaan itu dengan jelas.

اللَّهُ خَالِقُ كُلِّ شَيْءٍ ۖ وَهُوَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ وَكِيلٌ
QS. Az-Zumar: 62

Artinya:

"Allah Pencipta segala sesuatu dan Dia Maha Pemelihara atas segala sesuatu."

Tidak ada makhluk yang mampu menciptakan dirinya sendiri. Semua yang ada di alam semesta menunjukkan kekuasaan dan kebesaran Sang Pencipta.

3. Tidak Ada Sesuatu Pun yang Menyerupai Allah

Allah tidak sama dengan manusia, hewan, benda, atau segala sesuatu yang diciptakan-Nya.

لَيْسَ كَمِثْلِهِ شَيْءٌ ۖ وَهُوَ السَّمِيعُ الْبَصِيرُ
QS. Asy-Syura: 11

Artinya:

"Tidak ada sesuatu pun yang serupa dengan Dia. Dan Dia Maha Mendengar, Maha Melihat."

Kita meyakini semua sifat Allah yang diterangkan dalam Al-Qur'an dan hadis sahih, sesuai dengan keagungan-Nya, tanpa menyerupakan Allah dengan makhluk.

Renungan:
Manusia tidak akan mampu membayangkan hakikat Zat Allah. Karena itu, kita mengenal Allah melalui nama, sifat, dan keterangan yang Allah sampaikan melalui wahyu.
📘 Mulailah dari Memperbaiki Shalat . Ringkasan Shalat Sesuai Sunnah

Ad Code

Dari ‘Abdullah bin ‘Umar, ia berkata : Rasulullah SAW bersabda, “Islam itu terdiri atas lima rukun. Mengakui bahwa tidak ada Tuhan melainkan Allah, dan sesungguhnya Muhammat itu adalah utusan Allah, mendirikan shalat, menunaikan zakat, hajji ke Baitullah dan puasa Ramadlan. [HR. Ahmad, Bukhari dan Muslim, dalam Nailul Authar juz 1, hal. 333]